Oleh: Baliprov Media
(Artikel Kalender Bali 28 November 2025 ini disusun berdasarkan perhitungan Lontar Wariga dan sistem Penanggalan Bali (Siklus Pawukon, Wewaran, Sasih) yang menjadi panduan utama umat Hindu Dharma di Bali.)
Poin Utama Hari Ini: Fokus pada Persiapan Kuningan
baliprov.org – Berdasarkan sistem penanggalan Hindu Bali, hari Jumat, 28 November 2025 merupakan momen krusial yang dikenal sebagai Penampahan Kuningan. Hari ini secara spesifik berfungsi sebagai persiapan spiritual dan material satu hari menjelang Hari Raya Kuningan.
Hal ini ditandai dengan kombinasi Wewaran Sukra (Jumat) dan Panca Wara Wage, yang berada dalam putaran Wuku Kuningan (wuku ke-24). Oleh karena itu, aktivitas utama masyarakat Bali hari ini berpusat pada upacara Bhuta Yadnya kecil dan pembuatan sarana upacara Kuningan.
Data Spesifik Penanggalan (28/11/2025)
Berikut adalah detail lengkap penanggalan Bali hari ini, yang menjadi panduan ritual dan kegiatan masyarakat:
| Sistem Penanggalan | Komponen Hari Ini | Keterangan Khusus |
| Saptawara (Tujuh Hari) | Sukra (Jumat) | Melambangkan Dewa Siwa (pembersih/pelebur), fokus pada kesucian. |
| Pancawara (Lima Hari) | Wage | Nilai Panca Wara (5), fokus pada kegiatan yang berhubungan dengan persembahan. |
| Wuku (30 Siklus) | Kuningan | Wuku ke-24, periode pemujaan roh leluhur dan permohonan keselamatan. |
| Rerainan (Hari Raya) | Penampahan Kuningan | Hari penyembelihan dan persiapan banten untuk Kuningan. |
| Sasih (Bulan) | Sasih Kanem | Bulan keenam dalam perhitungan Sasih, fokus pada bhuta yadnya. |
Makna Spiritual Penampahan Kuningan
Penampahan Kuningan memiliki makna filosofis yang mendalam. Kata Penampahan berarti “memotong” atau “menyembelih”. Secara harfiah, hari ini merupakan momen pemotongan hewan kurban untuk Bhuta Yadnya sebagai wujud penetralisir kekuatan alam (Bhuta Kala) sebelum menyambut kedatangan para dewa dan leluhur keesokan hari. Selanjutnya, persiapan ini juga diwujudkan dalam pembuatan perlengkapan upacara:
- Tamiang: Simbol perlindungan dan penolak bala, dipasang di rumah dan tempat suci.
- Endongan: Simbol perbekalan bagi para leluhur saat kembali ke kahyangan.
Ala Ayuning Dewasa (Perhitungan Hari Baik)
Meskipun hari ini adalah hari raya yang suci, perhitungan Ala Ayuning Dewasa tetap penting sebagai panduan memulai aktivitas non-upacara.
| Dewasa (Pertimbangan) | Keterangan (Baik untuk…) | Keterangan (Tidak Baik untuk…) |
| Carik Walangati | Baik untuk menanam, bercocok tanam. | Peringatan: Sangat tidak baik untuk upacara pernikahan (wiwaha) atau upacara kematian. |
| Geni Rawana | Baik untuk segala pekerjaan yang memanfaatkan energi api (peleburan, pembakaran, dll). | Peringatan: Tidak baik untuk upacara melaspas (penyucian bangunan baru) karena potensi panas. |
| Taliwangke | Baik untuk membuat tali/ikatan, memperbaiki pagar, atau aktivitas yang berkaitan dengan tanah. | Peringatan: Tidak baik untuk pindah rumah atau memulai perjalanan jauh. |
Dengan demikian, masyarakat disarankan untuk menunda inisiasi kegiatan besar (seperti investasi atau pernikahan) dan fokus penuh pada rangkaian persiapan Hari Raya Kuningan.
Sumber Informasi Terpercaya Kalender Bali 28 November 2025
Informasi mengenai rerainan dan penanggalan Bali ini berasal dari perhitungan sistem Wuku dan Sasih yang baku, yang termaktub dalam Lontar Wariga (Sumber Primer Bali). Kami menyajikan detail yang spesifik dan terperinci, memastikan otoritas dan kepercayaan bagi pembaca yang mencari panduan ritual hari ini.
FAQ: Pertanyaan Penting Seputar Penampahan Kuningan
1. Apa perbedaan mendasar antara Penampahan Galungan dan Penampahan Kuningan?
Kedua Penampahan memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai hari persiapan. Penampahan Galungan adalah persiapan untuk menyambut kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (keburukan). Sementara Penampahan Kuningan adalah hari persiapan untuk menyambut kembalinya roh leluhur yang sempat turun ke dunia saat Galungan, sebelum mereka kembali ke kahyangan. Keduanya diisi dengan Bhuta Yadnya dan pembuatan banten.
2. Apakah ada larangan khusus yang harus dipatuhi pada hari Penampahan Kuningan?
Pada umumnya, larangan (pantangan) utama adalah melakukan perjalanan jauh. Menurut kepercayaan Bali, pada hari Penampahan dan Kuningan, energi alam sedang fokus dan rentan terhadap gangguan Bhuta Kala. Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan untuk tetap berada di sekitar rumah atau Merajan (tempat suci keluarga) untuk fokus pada persiapan upacara.
3. Mengapa hari ini disebut Sukra Wage? Apa maknanya?
Sukra Wage adalah kombinasi dari dua siklus kalender: Sukra (Jumat, dari siklus Saptawara/tujuh hari) dan Wage (dari siklus Panca Wara/lima hari). Pertemuan Sapta Wara dan Panca Wara menghasilkan wewaran dengan nilai urip tertentu. Sukra memiliki nilai 6 dan Wage memiliki nilai 4. Total urip 10 ini sering dikaitkan dengan hari baik untuk upacara pujawali atau piodalan (perayaan di pura).
Rekomendasi Tindak Lanjut:
Pastikan semua perlengkapan upacara, termasuk tamiang dan endongan, telah disiapkan dengan baik hari ini.
Baca Juga: Purnama Sasih Kenem: Kalender Bali Hari Ini, 4 Desember 2025
Untuk melihat penjelasan lengkap wuku dan dewasa ayu di Tanggal lainnya kunjungi Kalender bali
